Sabtu, 22 Juni 2013

Waktu, menangislah!



Kulalui masa,
Mengepung keinginan dalam pelita
Menyesak di dalam rintihan air mata
Melambai bersama angin senja
Bergerak perlahan, bebas dan bergerak
Berubah-ubah bersama sunyi
Sembilu perih menggores hati
Mendayu-dayu menjadi satu
Relakan aku membuang waktu

Kubuang sauh,
kemudi diri yang mulai lalu
Berlari setapak demi setapak hadapi hidup
Dari masa, menjadi rasa.

Rasa air mata.


(Ciputat,18 November 2009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar